Apa Itu Grounding Listrik?

02 Aug 2024 / Serba-Serbi

Pernah melihat pasak logam yang ditanam di dalam tanah? Pasak ini biasanya tersambung dengan kawat tembaga atau kabel yellow/green dari dalam bangunan. Nah, pasak logam tadi adalah grounding atau arde listrik.

Secara singkatnya, grounding/ arde listrik adalah jalur penghubung kelistrikan dari bangunan ke tanah. Fungsi utama grounding ini adalah sebagai pengaman pada perangkat elektronik saat terjadi lonjakan maupun kebocoran pada arus listrik.

Grounding dilakukan dengan menghubungkan kabel grounding dari berbagai peralatan & terminal listrik, ke pasak tembaga atau baja yang kemudian ditanamkan ke dalam tanah.

 

Kabel yang biasanya digunakan untuk grounding memiliki ciri khas berwarna kuning dengan strip hijau. Namun terkadang ada juga yang langsung menggunakan kawat tembaga (bare copper) sebagai penghubungnya.

 

Berbagai manfaat dari pemasangan grounding antara lain:

  • Mampu mencegah terjadinya kebocoran listrik pada alat elektronik yang ada di rumah karena efeknya begitu berbahaya. 
  • Mengalirkan tegangan listrik yang muncul di permukaan ke dalam tanah saat terjadi kebocoran. 
  • Membuat keselamatan penghuni rumah semakin terjamin, sebab saat ada sistem kelistrikan yang bocor, maka arusnya akan dinetralkan dengan mengalirkannya ke tanah. 
  • Mencegah efek buruk sambaran petir pada sebuah rumah agar tidak sampai berdampak buruk pada manusia yang berada di sekitarnya. 

 

Dengan beragam manfaatnya, grounding menjadi sistem yang penting untuk menjaga keselamatan dan keamanan pada kelistrikan rumah maupun bangunan

 

Recent News
New Video